Seks Bisa Mempelancar Persalinan


Seks selama hamil? Mengapa tidak? Ternyata berhubungan seksual selama masa kehamilan sah saja, asalkan kamu nggak memiliki masalah dengan kehamilan. Bahkan melakukan hubungan seksual selama masa kehamilan akan membantu kamu saat proses persalinan nanti.

foto 1

Kekuatan Orgasme

Saat berhubungan seksual kamu akan mengalami orgasme dan secara otomatis tubuh akan melepaskan zat oksitosin. Hormon oksitosin inilah yang menyebabkan kontraksi rahim yang kuat dan hal ini sangat penting pada saat proses persalinan normal.

Suami Berperan Penting

Jika kamu berencana untuk persalinan normal, maka mintalah pasanganmu saat melakukan hubungan seksual untuk melakukan ejakulasi di dalam vagina. Sebab, zat prostaglandin yang dihasilkan sperma saat berhubungan seksual akan membantu mempercepat pematangan dan pembukaan mulut rahim. Karena zat prostaglandin akan melunakkan leher rahim dalam persiapan proses persalinan.  Saat persalinan dokter atau bidan biasanya akan memberikan prostaglandin buatan pada rahim untuk membantu persalinan. Nah, kenapa tidak menggunakan yang alami?  Kalaupun setelah itu saat persalinanmu belum tiba, jadikanlah hubungan seksual sebagai hal yang menyenangkan untuk menambah keharmonisan sebagai pasangan suami dan istri.

Stimulasi Puting

Jangan anggap sepele rangsangan pada puting. “Menstimulasi puting akan membantu merangsang oksitosin alami yang akan membantu dalam induksi persalinan,” kata Christine Swartz, MD, dari West Suburban Medical Center di Oak Park, Illinois. Lakukan rangsangan puting ini sebagai bagian dari kegiatan romantis bersama pasangan Anda.

Seks selama hamil? Mengapa tidak? Ternyata berhubungan seksual selama masa kehamilan sah saja, asalkan kamu nggak memiliki masalah dengan kehamilan. Bahkan melakukan hubungan seksual selama masa kehamilan akan membantu kamu saat proses persalinan nanti.

foto 2

Seks Tidak Membuat Lahir Prematur

Prediksi kapan kamu akan melahirkan (due date) memang tidak selalu tepat dan kamu mungkin kuatir dengan persalinan prematur yang biasanya terjadi pada minggu ke 37. Kabar baik untuk kamu dan suami ternyata dengan melakukan hubungan seksual  menjelang persalinan menurut para dokter dan bidan tidak akan mengakibatkan persalinan prematur. Karena tidak ada hubungan antara aktivitas seksual selama kehamilan dengan kapan bayi akan lahir. “Banyak pasangan suami istri sangat takut hubungan seksual akan membuat istri melahirkan lebih awal dari prediksi dokter,” kata Swartz.

Akankah Berhasil?

Melakukan hubungan seksual selama kehamilan tidak selalu berhasil untuk membantu induksi selama persalinan. Karena ada beberapa kondisi hamil yang tidak memungkinkan untuk kamu berhubungan seksual dan dapat mengakibatkan pecah ketuban. Bahkan beberapa penelitian menyimpulkan bahwa berhubungan seksual selama kehamilan harus melihat kondisi ibu hamil. Nah, sebaiknya kamu berkonsultasi ke dokter atau bidan terlebih dahulu.

Ingin tetap melakukan hubungan seksual saat hamil? Bisa aja, kamu kan tidak harus selalu melakukan penetrasi, jika kondisi rahim terindikasi mengalami masalah, karena ini akan meningkatkan risiko infeksi. Sebagai solusinya stimulasi puting atau bentuk lain dari aktivitas seksual tanpa penetrasi sah dan aman dilakukan dalam keadaan ini. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: