Ditemukan Utuh, “Mummi Basah” China Berumur 600 Tahun


LENSAINDONESIA.COM: Sebuah jasad mummi di Taizhou, China, ditemukan dalam kondisi utuh dan baik. Penemuan ini menghebohkan, karena mumi yang diperkirakan berusia 600 tahun dari zaman Dinasti Ming (1368-1644) itu diawetkan dengan cara direndami air.

Alis, rambut, dan kulit masih utuh setelah ratusan tahun diawetkan. Saat ditemukan mumi itu masih terbungkus selimut setelah selama 6 abad berada di dalam sebuah peti mati.

Tubuh  utuh mummi telah ditemukan di sebuah makam dan secara tak sengaja ditemukan di dekat kota Taizhou pada Maret 2011 silam dan baru-baru ini diumumkan ke publik.

LENSAINDONESIA.COM: Sebuah jasad mummi di Taizhou, China, ditemukan dalam kondisi utuh dan baik. Penemuan ini menghebohkan, karena mumi yang diperkirakan berusia 600 tahun dari zaman Dinasti Ming (1368-1644) itu diawetkan dengan cara direndami air.

Alis, rambut, dan kulit masih utuh setelah ratusan tahun diawetkan. Saat ditemukan mumi itu masih terbungkus selimut setelah selama 6 abad berada di dalam sebuah peti mati.

Tubuh  utuh mummi telah ditemukan di sebuah makam dan secara tak sengaja ditemukan di dekat kota Taizhou pada Maret 2011 silam dan baru-baru ini diumumkan ke publik.

Dikutip daily mail, arkeolog Victor Mair, mengatakan bahwa temuan ini unik karena air biasa tanpa oksigen bisa menghambat bakteri yang biasanya bisa membusukan tubuh mayat.

Dilihat dari jenis pakaian yang dikenakan, jasad mummi itu diperkirakan berasal dari zaman Dinasti Ming dan belum diketahui siapa sebenarnya identitas mummi tersebut semasa hidupnya.

Seorang pekerja dari Museum Taizhou mendapat tugs untuk membersihkan cincin giok besar milik mumi yang biasanyanya dikaitkan dengan umur panjang di Cina kuno.

Ada kemungkinan, jasad mummi itu adalah seorang kaya raya semasa hidupnya. Terbukti dari cincin batu giok miliknya yang termasuk kategori langka dan istimewa.

Mummi itu sendiri ditemukan dalam kondisi berpakaian lengkap, panjang 5-kaki- (1,5 meter) badan dikubur dengan barang-barang mewah, termasuk cincin giok dan sebuah jepit rambut perak serta lebih dari 20 potong pakaian.

Juga ditemukan sebuah lencana seperti gambar burung phoenix atau naga.

Menurut sejarah, pemilik lambang itu adalah anggota atau kerabat kerajaan, kata Timothy Brook, seorang sejarawan di University of British Columbia Institute of Asia Research. @dl/chl



Dikutip daily mail, arkeolog Victor Mair, mengatakan bahwa temuan ini unik karena air biasa tanpa oksigen bisa menghambat bakteri yang biasanya bisa membusukan tubuh mayat.

Dilihat dari jenis pakaian yang dikenakan, jasad mummi itu diperkirakan berasal dari zaman Dinasti Ming dan belum diketahui siapa sebenarnya identitas mummi tersebut semasa hidupnya.

Seorang pekerja dari Museum Taizhou mendapat tugs untuk membersihkan cincin giok besar milik mumi yang biasanyanya dikaitkan dengan umur panjang di Cina kuno.

Ada kemungkinan, jasad mummi itu adalah seorang kaya raya semasa hidupnya. Terbukti dari cincin batu giok miliknya yang termasuk kategori langka dan istimewa.

Mummi itu sendiri ditemukan dalam kondisi berpakaian lengkap, panjang 5-kaki- (1,5 meter) badan dikubur dengan barang-barang mewah, termasuk cincin giok dan sebuah jepit rambut perak serta lebih dari 20 potong pakaian.

Juga ditemukan sebuah lencana seperti gambar burung phoenix atau naga.

Menurut sejarah, pemilik lambang itu adalah anggota atau kerabat kerajaan, kata Timothy Brook, seorang sejarawan di University of British Columbia Institute of Asia Research. @dl/chl

Editor: Rizal Hasan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: