Anak Indonesia Tak Perlu Bersekolah di Luar Negeri


Jakarta – Bisnis di dunia pendidikan semakin berkembang pesat dan menjanjikan demi memajukan dan membangun karakter generasi bangsa.
Headline
Hal ini membuat perusahaan sekelas Agung Podomoro Grup melalui Yayasan Pendidikan Agung Podomoro (YPAP) mengakuisisi sekolah bertaraf internasional North Jakarta International School (NJIS) yang bertujuan untuk mengajak seluruh anak Indonesia bersekolah di dalam negeri.

“Masuknya APG ke dunia pendidikan dikarenakan setiap tahun ada sekitar 50 ribu anak Indonesia yang memilih bersekolah di luar negeri dan akhirnya banyak yang bekerja di negeri orang,” kata CEO Agung Podomoro Grup (APG) Trihatma Kusuma Haliman, dalam acara peresmian NJIS di Jakarta.

Menurutnya, banyak dari anak Indonesia yang mengenyam pendidikan di luar negeri, setelah lulus mereka enggan kembali ke Indonesia. Mereka memilih melanjutkan pendidikan atau bekerja di sana.

“Hal ini sangat disayangkan sekali,” ungkap Trihatma.

Trihatma menjelaskan, untuk itu APG akan gencar mendirikan sekolah-sekolah bertaraf international khususnya dalam jenjang perguruan tinggi.

North Jakarta International School (NJIS) menyediakan beragam fasilitas pendidikan yang memiliki standar internasional, mulai dari tingkatan Taman Kanak-kanak sampai perguruan tinggi.

Melalui NJIS, sambung Trihatma, pihaknya menyediakan level pendidikan mulai dari TK sampai SMU. “Sedangkan untuk Perguruan Tinggi, kami juga telah menandatangani MoU dengan Babson Colege, sebuah institusi terbaik dunia untuk bidang Entrepreneur,” jelas Trihatma.

Lebih lanjut Trihatma mengatakan, untuk kedepannya pihak YPAP telah menyiapkan sejumlah program pendidikan lain yang pada akhirnya bertujuan untuk ikut serta dalam pembangunan karakter generasi penerus bangsa.

Sementara, Wakil Direktur Utama II PT Agung Podomoro Land, Indra Wijaya menambahkan saat ini NJIS baru menerima siswa mulai dari taman Kanak-kanak sampai dengan grade 12 atau sekolah menengah atas. Rencananya APG juga akan mendirikan univesitas dalam waktu dekat ini.

“Kami sudah mengajukan ijinnya ke Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi). Begitu ijinnya keluar kami akan mulai bangun gedungnya. Lahannya sendiri sudah kami siapkan,” tambah Indra.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: