Gangguan Tidur Ditemukan Berkaitan Kematian


Penelitian menemukan kaitan sleep apnea, atau ganguaan pernapasan saat tidur, meningkatkan risiko kematian akibat kanker.

Lebih dari 5.600 pasien dari tujuh klinik tidur yang berbeda di Spanyol dianalisis untuk menyelidiki apakah kondisi gangguan tidur itu, menyebabkan penderita berhenti bernapas dalam jangka pendek, ini bisa menjadi sinyal masalah kesehatan lebih luas.

Headline
Orang yang menghabiskan lebih dari 14% dari waktu tidur mereka dengan rendahnya tingkat penyumbatan saluran napas yang disebabkan oksigen saturasi,mengalami sekitar dua kali lipat risiko relatif kematian akibat kanker, dibandingkan mereka yang tak memiliki gangguan.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa risiko itu lebih besar mengancam laki-laki dan mereka yang berusia lebih muda.

Seperti dilansir dari huffpost, obstructive sleep apnea (OSA) adalah suatu kondisi yang menyebabkan pernapasan terganggu saat tidur, menurut NHS Choices, sehingga ini menyebabkan rendahnya tingkat oksigen dalam darah (kurang dari 90%).

Orang dengan sleep apnea dapat diobati dengan menggunakan continuous positive airway pressure (CPAP) yaitu mesin yang menghasilkan aliran udara untuk menjaga saluran udara terbuka bagian atas selama tidur.

Dalam studi itu pasien yang tidak menggunakan perangkat ini secara konsisten memiliki risiko relatif terhadap kematian akibat kanker.

Penulis studi Dr Miguel Angel Martinez-Garcia dari La Fe University Hospital di Valencia, Spanyol, mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kami menemukan peningkatan yang signifikan dalam risiko kematian akibat kanker pada orang dengan sleep apnea. Ini menambah bukti yang ditemukan untuk pertama kalinya hubungan antara kanker dan kematian sleep apnea penelitian kami hanya menemukan hubungan antara gangguan tapi ini tidak berarti bahwa sleep apnea menyebabkan kanker.”

“Kami berharap temuan dari studi kami akan mendorong orang yang didiagnosa dengan sleep bisadiobati dini untuk membantu mempertahankan kualitas hidup yang baik,” katanya.

Penelitian ini dipresentasikan pada (ERS) Respiratory Society Eropa Tahunan Kongres di Wina.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: