Ribuan Logam: jarum jahit-goni keluar dari Tubuh Supiati


Fenomena medis terkadang tidak bisa menjawab kejadian diluar nalar yang terjadi. Hal tersebut yang terjadi pada  Supiati (25), selama sekitar 1,5 tahun berlalu sudah lebih dari 2.000 paku dan jarum keluar tubuh perempuan ini.Menurut ayah Supiati, Sagiran (56) ayah Supiati  gejala penyakit putrinya tersebut bermula sejak 22 Juli 2010. Sesat setelah akad nikah di Arjomulyo, Sumatera Selatan. Kelaurga Sagiran transmigrasi pada 1977 ke Oku Timur, Palembang, Sumatera Selatan “Saat akad nikah, Supiati  mendadak pingsan,”

Fenomena medis terkadang tidak bisa menjawab kejadian diluar nalar yang terjadi. Hal tersebut yang terjadi pada  Supiati (25), selama sekitar 1,5 tahun berlalu sudah lebih dari 2.000 paku dan jarum keluar tubuh perempuan ini.Menurut ayah Supiati, Sagiran (56) ayah Supiati  gejala penyakit putrinya tersebut bermula sejak 22 Juli 2010. Sesat setelah akad nikah di Arjomulyo, Sumatera Selatan. Kelaurga Sagiran transmigrasi pada 1977 ke Oku Timur, Palembang, Sumatera Selatan “Saat akad nikah, Supiati  mendadak pingsan,”

Supiati pingsan tak sadarkan diri selama 31 hari.  “Seperti mati suri, tanpa makan, minum, atau buang kotoran,” imbuhnya dengan mata berkaca kaca.

Setelah itu terjadilah peristiwa aneh. Terus menerus dari tubuhnya keluar logam seperti paku, jarun jahit, jarum goni. Benda-benda serupa terus keluar dari tubuhnya. Bahkan jika dihitung-hitung, dalam waktu satu setengah tahun jumlahnya mencapai ribuan.

Supiati menderita sakit aneh Ribuan Logam: jarum jahit goni keluar dari Tubuh SupiatiKarena sakitnya tak kunjung mereda, akhirnya Supiati dibawa pulang ke kampung halaman di Dusun Seropan, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Akhirnya dibawa ke RS Nur Hidayah Kabupaten Bantul, DIY. setelah sebelumnya menggunakan cara alternatif tapi tidak menunjukan kebaikan.

Dari foto fontgen yang dilakukan, terlihat berbagai macam paku di kaki dan tangannya. Bahkan beberapa ada yang menancap di tulang kaki. Dari sisi medis  dokter belum bisa mendeteksi jenis penyakit Supiati.

Sebarkan jika artikel ini bermanfaat:

Supiati pingsan tak sadarkan diri selama 31 hari.  “Seperti mati suri, tanpa makan, minum, atau buang kotoran,” imbuhnya dengan mata berkaca kaca.

Setelah itu terjadilah peristiwa aneh. Terus menerus dari tubuhnya keluar logam seperti paku, jarun jahit, jarum goni. Benda-benda serupa terus keluar dari tubuhnya. Bahkan jika dihitung-hitung, dalam waktu satu setengah tahun jumlahnya mencapai ribuan.

Karena sakitnya tak kunjung mereda, akhirnya Supiati dibawa pulang ke kampung halaman di Dusun Seropan, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Akhirnya dibawa ke RS Nur Hidayah Kabupaten Bantul, DIY. setelah sebelumnya menggunakan cara alternatif tapi tidak menunjukan kebaikan.

Dari foto fontgen yang dilakukan, terlihat berbagai macam paku di kaki dan tangannya. Bahkan beberapa ada yang menancap di tulang kaki. Dari sisi medis  dokter belum bisa mendeteksi jenis penyakit Supiati.

Sebarkan jika artikel ini bermanfaat:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: